Thursday, 23 April 2015

KEUNTUNGAN DAN KERUGIAN IMPERIALISME DAN KOLONIALISME BANGSA BARAT

Dilihat dari namanya saja sudah pasti kolonialisme dan imperialisme memiliki banyak sekali kerugian bagi bangsa yang dijajahnya. Terutama pada Indonesia. Kerugian yang diderita bangsa Indonesia atas kegiatan kolonialisme dan imperialisme bangsa barat antara lain rempah-rempah dan sumber daya alam Indonesia yang lain tereksploitasi secara serakah oleh bangsa asing. parahnya orang Indonesia dipaksakan untuk menanam tanaman tersebut dan bangsa Indonesia tidak mendapatkan apa-apa selain kelaparan dan kehausan. Selain itu, banyak jatuhnya korban karena sistem kerja tanam paksa tersebut. Negara jajahan juga mengalami kemunduran perekonomian dan kehilangan kedauloatan atau jati dirinya sebagai suatu negara. namun, dibalik itu semua ada segelintir keuntungan yang diperoleh dari kegiatan imperialisme dan kolonialisme. Salah satunya adalah bangsa Indonesia dapat mengeyam dunia pendidikan yang layak meskipun hanya bagi segolongan orang saja seperti bangsawan. Dan nilai-nilai positif atau kelebihan suatu bangsa dapat ditularkan kepada bangsa Indonesia

VOC



Sejarah VOC

            Awal mulanya, bangsa Belanda datang ke Indonesia untuk menjelajah dan membeli rempah-rempah Indonesia. Sejak mereka tahu bahwa di Indonesia banyak sekali rempah-rempah yang sangat mereka butuhkan. Apalagi, harga rempah-rempah pada saat itu sangatlah murah dan mereka dapat menjualnya di Belanda dengan harga yang sangat tinggi. Seiring dengan berjalannya waktu, berita tentang rempah-rempah di Indonesia menyebar luas di Eropa terutama Belanda. Berita itu cukup menyita perhatian para pedagang yang ingin mengambil keuntungan dari pengeksploitasian rempah-rempah di Indonesia. Akhirnya para pedagang dari Belanda datang berbondong-bondong untuk memburu rempah-rempah di Indonesia. Mereka saling berebut. Maka dari itu dibentuklah suatu kongsi dagang antara para pedagang Belanda tersebut yang dinamakan VOC atau Vereenigde Oostindische Compagnie pada tahun 1602.

Latar belakang didirikannya VOC

            Karena banyaknya pedagang Belanda yang datang ke Indonesia belum juga ditambah dengan orang-orang dari Inggris, Spanyol, Portugis yang saling berebut rempah-rempah di Indonesia. Sesama pedagang Belanda pun terjadi persaingan. Untuk menghindari perpecahan dan perselisihan, maka pada tanggal 20 Maret 1602 diresmikanlah sebuah kongsi dagang yakni VOC oleh Staten-General. Hal inilah yang melatar belakangi berdirinya VOC di Hindia Timur. Tujuan didirikannya VOC selain untuk menyatukan pedagang Belanda adalah untuk meperluas wilayah kekuasaan dan memonopoli perdagangan di Indonesia.

Hak istimewa VOC

1.     hak monopoli perdagangan
2.     hak untuk mencetak dan mengedarkan uang sendiri
3.     hak mengadakan perjanjian
4.     hak mengumumkan perang dengan negara lain
5.     hak menjalankan kekuasaan kehakiman
6.     hak mengadakan pemerintahan sendiri
7.     hak melakukan pungutan pajak
8.     hak memiliki angkatan perang sendiri
9.     menjadi wakil pemerintah Belanda di Asia

KONGSI DAGANG NEGARA BARAT DI INDONESIA



1.     Kongsi dagang Belanda : VOC (Vereenigde Oostindische Compagnie)

2.     Kongsi dagang Inggris : EIC (East India Company)

3.     Kongsi dagang Perancis : Compagnie des Indies

4.     Kongsi dagag Portugis : Companhia da Índia Oriental

5.     Kongsi dagang Spanyol : belum dapat diketahui

Tuesday, 31 March 2015

PENINGGALAN-PENINGGALAN KERAJAAN ISLAM (bagian V)



Kerajaan Ternate-Tidore
1.     Istana Kesultanan Ternate

2.     Benteng Kerajaan Ternate

3.     Al-Qur'an dari kulit kayu

4.     Keraton Tidore

5.     Masjid Jami' Ternate


Kerajaan Gowa-Tallo
1.     Benteng Fort Rotterdam

2.     Masjid Katangka

3.     Benteng Somba Opu

4.     Makam Datuk Ri Bandang

5.     Batu Pallantikan

sumber :


Ternate-Tidore
3.       www.youtube.com
Gowa-Tallo